Article Detail

Sistem Pembelajaran Kreatif

Sistem Pembelajaran Kreatif


Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) No.20 tahun 2003

menyatakan bahwa Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan

terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif

mampu mengembangkan potensi dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.

Salah satu tujuan Pendidikan adalah membuat Siswa menjadi bisa berkembang dan mampu

mengembangkan ide-ide kreatif dan keterampilannya. Dalam pembelajaran, sangat baik apabila

siswa dapat mengembangkan diri secara bebas dan kreatif melalui proses pembelajaran yang

diberikan oleh Bapak dan Ibu Guru di Sekolah.

Agar siswa bisa berkembang dan menuangkan ide kreatifnya adalah siswa harus merasa

tertarik dulu dengan pelajarannya. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh guru untuk membuat

siswa tertarik mengikuti pelajaran adalah dengan menciptakan suasana belajar yang

menyenangkan. Menyenangkan berarti siswa antusias dalam prosesnya. Hal yang bisa dilakukan

adalah dengan membangun kecintaan terhadap pelajarannya terlebih dahulu. Mengajak siswa

mengenal lebih tentang suatu mata pelajaran, ilmuwan favorit pada mata pelajaran tersebut dan

bagaimana pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari usaha

menumbuhkan kecintaan siswa.

Pada pelajaran Fisika misalnya, siswa diminta membuat suatu video yang isinya

menceritakan tentang tokoh Fisika favorit, sumbangan idenya untuk perkembangan dunia,

teladan apa yang diberikan oleh tokoh tersebut. Siswa diberi kebebasan menceritakannya dalam

bahasa asing yang mereka kuasai. Tidak sedikit siswa yang sangat senang dan bangga bisa

bercerita dengan percaya diri dalam bahasa inggris, korea dan mandarin. Keterampilan mereka

dalam mempresentasikan dan menghasilkan sebuah video yang baik juga menjadi poin

tambahan. Penting juga bagi Guru untuk mengapresiasi karya siswa melalui tugas-tugas yang

mereka kerjakan. Salah satunya adalah dengan menayangkan video-video tersebut disetiap awal

jam pelajaran sebagai pengantar sebelum masuk ke materi ajar. Jadi, secara tidak langsung satu

tugas ini bisa membuat siswa mengeksplor semua kemampuannya atau dengan kata lain “sekali

dayung dua tiga pulau terlampaui”.

Cara ini diharapkan bisa menjadi salah satu contoh Sistem Pembelajaran Kreatif bagi

Guru untuk mengajak siswa mengenal dan mencintai suatu Mata Pelajaran. Selain menambah

pengetahuan umum, siswa juga bisa memahami alasan mengapa mereka mempelajari Mata

Pelajaran tertentu.


Penulis : Feridiana Katarina Minda, S.Pd.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment