Article Detail
Pengenalan Budaya Tarakanita: Menghidupi Nilai Tarakanita Sehari-Hari
MPLS merupakan proses pembelajaran kali pertama bagi para
peserta didik baru. Salah satu pembelajaran adalah mengenai budaya Tarakanita,
yaitu pada saat Sosialisasi Pengenalan Budaya Tarakanita yang diselenggarakan
dalam kegiatan Pra-MPLS. Melalui sesi ini, para peserta diajak untuk lebih
memahami nilai-nilai yang dihidupi di lingkungan Tarakanita Gading Serpong.
Dengan harapan supaya peserta didik baru, bisa segera beradaptasi dengan
lingkungan baru dan menerapkan nilai-nilai tersebut.
Sesi ini dibawakan oleh Raka dan Nita dari Sie. Tata Tertib.
Raka dan Nita menyampaikan budaya-budaya Tarakanita dengan sangat jelas dan
terperinci. Sehingga dapat dengan mudah dimengerti oleh para peserta didik.
Raka dan Nita menjelaskan berbagai nilai serta tradisi yang
menjadi ciri khas Tarakanita. Seperti, budaya 4S, yang meliputi Senyum, Salam,
Sapa, dan Santun. Budaya 4S ini merupakan pembiasaan di SMA Tarakanita Gading
Serpong untuk menumbuhkan sikap ramah dan hormat dalam pergaulan sehari-hari.
4S tidak hanya dilakukan kepada teman sebaya, namun dilakukan juga kepada kakak
kelas, adik kelas, guru-guru, serta seluruh karyawan sekolah.
Peserta didik juga diajarkan untuk menaati aturan naik dan
turun tangga di sisi kiri, untuk mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak
diinginkan, seperti bertabrakan serta untuk meningkatkan sikap kedisiplinan.
Budaya di SMA Tarakanita Gading Serpong yang harus diikuti oleh seluruh peserta
didik tanpa terkecuali.
Semangat nasionalisme peserta didik SMA Tarakanita Gading
Serpong pun turut ditanamkan melalui upacara mingguan rutin dan kebiasaan
menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari Senin pagi. Selain itu, Tarakanita
juga menerapkan budaya mengenakan batik pada hari Jumat pertama, yang dilakukan
untuk melestarikan kebudayaan lokal. Terutama dengan dipakainya berbagai macam
motif batik, menggambarkan keunggulan lokal Nusantara yang memiliki batik
secara penuh.
Kemudian, Tarakanita Gading Serpong menerapkan hari tanpa
sampah, yang mengajak seluruh warga sekolah untuk turut berkontribusi. Hal ini
dapat membantu dalam menjaga stabilitas lingkungan dengan mengurangi produksi
sampah. Karena seperti yang diketahui, SMA Tarakanita Gading Serpong juga
menerapkan kebijakan lingkungan tanpa plastik di setiap hari, sebagai bentuk
pelestarian terhadap alam.
Di setiap kelas pun telah disediakan galon kejujuran. Galon
kejujuran merupakan galon air minum yang dapat digunakan seluruh peserta didik
dengan membayar secara sukarela sesuai dengan jumlah air yang diisi. Dengan
adanya galon kejujuran, para peserta didik dapat belajar menjadi pribadi yang
jujur dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Tarakanita.
Lalu, penggunaan AC di kelas baru diperbolehkan mulai pukul
07.30, sebagai upaya kecil dalam mendukung pengurangan pemanasan global. Maka
dengan adanya budaya Tarakanita ini, seluruh siswa/i diajarkan untuk dapat
menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta berkontribusi dalam
melestarikan alam dan lingkungan sekitar dengan landasan nilai Cc5+ dan KPKC.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, para peserta didik
dapat turut menerapkan serta menghidupi budaya-budaya yang ada di Tarakanita.
(Penulis: Graciela Callista)
-
there are no comments yet