article

Bencana Ekstrem, Panas dan Dingin Menyatu, Inikah Tanda Kiamat?
Gejolak alam terjadi diberbagai belahan dunia. Dari Australia sampai Timur Tengah dan Balkan. Anehnya amukan alam itu begitu ekstrem yang satu dengan yang lainnya. Di Australia suhu jagad terus meninggi mencapai lebih dari 42 derajat celcius  mendekati rekor yang pernah terjadi di tahun 1939. Kala itu suhu di sana pernah mencapai lebih 45 derajat celcius. Berita terakhir di negara bagian New South Wales suhu sudah mencapai 45 derajat celcius. Kebakaran pun menggila menghanguskan puluhan rumah juga ribuan ternah ikut mati terbakar. Sungguh mengerikan.
read more
Peneliti Belia Indonesia Membangun Karakter Unggul
   PENELITI BELIA INDONESIA MEMBANGUN KARAKTER UNGGUL

Menyikapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang semakin berkembang MKS MPK Keuskupan Agung Jakarta mengadakan workshop guru Fisika selama 2 hari pada hari Rabu-Kamis, tanggal 26-27 September 2012 bertempat di SMA St, Ursula Jalan Pos Jakarta. Dalam sambutannya pada pembukaan workshop,  Romo Y. Heru Hendarto S.J. mengatakan gagasan diadakan kegiatan ini adalah bahwa salah satu tuuan pembelajaran selama ini pada keberhasilan nilai Ujian Nasional (UN), sehingga diperlukan pengembangan materi pelajaran dalam bentuk penelitian atau riset.  Workshop guru Fisika selama dua hari ini mengundang tiga orang narasumber yang berkecimpung dalam dunia penelitian ditingkat nasional maupun internasional yaitu Drs. Janto V. Sulungbudi, Monika Raharti, M.Si. dan Syailendra Harahap.
read more
Kiat Jitu untuk Belajar Meriah

KIAT JITU UNTUK BELAJAR MERIAH

1. PENDAHULUAN

Jika Anda seorang pendidik dan ingin mengajarkan sesuatu, merancang pengajaran, menyusun pelatihan, atau pokoknya berinteraksi dengan murid dalam situasi belajar, Quantum Teaching adalah buku yang sangat tepat untuk Anda. Dan Quantum akan menuntun Anda menjadi pendidik yang profesional.
Pendidik pada masa-masa sekarang ini atau abad ke- 21 diharapkan adanya suatu perubahan watak, karekter, perilaku bagi si terdidik, demi kelangsungan hidupnya sendiri dan hidupnya suatu bangsa. Karena generasi muda adalah generasi penerus bangsa.

read more
Disiplin Membawa Kesuksesan

DISIPLIN MEMBAWA KESUKSESAN

Berdasarkan penelitian dari beberapa kampus di Amerika, menentukan bahwa 90 % dari setiap kampus mahasiswanya meraih prestasi karena dukungan penuh dari sebuah disiplin. Bagi sekolah-sekolah yang selalu mengedepankan sikap disiplin siswanya, akan mendapat sorotan positif dari masyarakat. Disiplin bisa dimulai dari kelas paling rendah ( jenang SD kelas 1, jenang SMP kelas 7, jenjang SMA kelas 10 ). Sebagai contoh, siswa yang baru masuk kelas 10 atau jenjang SMA banyak siswa yang masih kurang disiplin.Ini karena beberapa factor, antara lain; siswa ingin mencoba tingkat kedisiplinan sekolah barunya, dari sekoah asal ( SMP ) masih kurang disiplin ), sehingga banyak siswa yang melanggar. Di sinilah mulai diterapkan disiplin sesuai dengan masing-masing sekolah. Karakter sekolah juga bisa ditentukan dengan tingkat kedisiplinannya. Karakter yang sudah dari dini tidak kuat terhadap sikap disiplin untuk kelanjutannya sangat sulit terbentuk disiplin yang kuat. Di sini sekolah benar-benar super ekstra dengan siswa yang berkarakter demikian. Tidak gampang untuk mengubah karakter anak. Hal ini harus melalui waktu yang cukup lama. Namun bagi siswa yang sudah memiliki sikap disiplin kuat, ketika masuk sekolah dengan disiplin tinggi, siswa tersebut tidak mengalami kesulitan. Dengan pelan-pelan pasti disiplin akan dijiwai oleh siswa yang dari awal kurang disiplin. Di sini peran sekolah khususnya guru sangat dominan dalam sikap disiplin ini. Sikap seperti ini bisa disebut siswa tidak disiplin vs guru selalu menegur. Dengan kata lain, antara guru dan anak berlomba kuat-kuatan. Kuat anak tidak disiplin atau kuat guru untuk tidak berhenti menegur?
Sikap peduli, sikap jueh, sikap tak bosan untuk guru benar-benar tersirat jiwa guru tersebut.

read more
Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) sebagai Metode Belajar Siswa

PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) SEBAGAI METODE BELAJAR SISWA

Disampaikan Oleh:

Widyaningtyas Sistaningroem

Dalam Workshop guru Sejarah dan Pendidikan Kewarganegaraan di

SMA Kanisius, Jakarta Tahun 2010

Pemberian materi kepada siswa oleh bapak ibu guru pada umumnya masih berpatokan dengan buku pegangan siswa yang dilandasi oleh kurikulum milik pemerintah. Hal ini tentunya menjadi guru dan siswa menerima materi dengan jalan lurus saja serta hasil yang didapat cukup aman bagi siswa maupun sekolah. Kenyataan ini membuat produk lulusan hanya sesuai dengan kepantasan untuk mencapai jenjang pendidikan. Tinggi dengan kemampuan sumber daya manusia lulusan yang minim kreatifitas dan bervisi ke masa depan. Istilahnya yang penting lulus sudah cukup.

read more